Double Mints, Manga BL Dari Pengarang Dōkyūsei Karya Nakamura Mendapatkan Adaptasi Live-Action Movie Tahun 2017

Sebuah pameran seni yang diadakan khusus untuk manga Dōkyūsei karya Asumiko Nakamura hari kamis minggu lalu telah mengungkapkan bahwa salah satu karya manga BLnya yang berjudul Double Mints akan segera diangkat dalam adaptasi Film Live Action yang rencananya akan tayang tahun 2017 di Jepang.

Continue reading

Advertisements

Yuri!!! on Ice

[EDISI TELAT :v]

Yuri!!! on Ice. Anime sport di musim gugur bertema dingin yang bikin kepanasan wkwkwk.

Saya sendiri barusan ngapdet sama serial ini. Langsung tancap gas maraton 3 episode sekaligus. Dan di episode yang ke-3 ini, saya baru ngeh’ kalau ternyata level bieru fanservicenya top markotop! Kita sebagai fangirls mungkin tidak begitu banyak atau belum(?) disajikan ‘roti sobek’ yang biasa kita dapat dari anime sport, sebut saja Free! Tapi, tenang saja ada sajian seksi dari sisi berbeda yang bakal bikin mata cling.

Continue reading

[REKOMENDASI MANGA] MIYOSHI Ayato – Irony Dress ni Sayonara

Heh, ini blog makin lama makin ompong saja.
Sesuai janji, kali ini saya akan mencoba mengisi “keompongan” blog gaje ini dengan review err…maksud saya rekomendasi manga sho-ai/yaoi yang pernah saya baca. Saya nggak berencana membahas manga mainsetrum alias mainstream semisal “Ten Count”, atau “Sekumpulan cowok-cowok publishing humu Sekaiichi Hatsukoi/Junjou Romantica”, ataupun “My Love Prize in Viewfinder” yang chapternya bejibun -___- dan ga tamat-tamat *yaiyalah jangan tamat dulu*. Saya hanya akan fokus ke manga oneshot (manga 1 sampai 6 chapter) atau manga yang memang sudah tamat.

Continue reading

Selamat Datang Di Blog Yang Baru!!

Resmi hadir di wordpress sejak April 2016.

Tepat tanggal 2 Agustus 2016, blog tercintah mimickingtheworld di blogspot resmi dihapus oleh pihak blogger. Empat bulan sebelumnya, saya sudah pernah menerima lima surat peringatan perihal penyalahgunaan kopirait terhadap lima judul anime, dan lamannya langsung dihapus. Khawatir blog dihapus, saya lantas buru-buru cari layanan penyedia free blog yang lain. Tadinya mau pakai Tumblr, tp ternyata customize-nya terbatas, akhirnya pilihan jatuh pada wordpress walaupun navigasi dashbordnya bikin puyeng disko.
Baca Selanjutnya…